NAFSU

CUKUP!!
CUKUP!!
CUKUP!!
Cukuplah kau mengganggu ku wahai nafsu!
Kali ini tidak akan ada lagi toleransi diri yang kuberikan padamu!
Sadarkah kamu jika kehadiranmu sudah sangat mengganggu keseharianku?!!
Telah merusak hati dan menggerogoti bagian baik dalam jiwaku???
 
Sungguh kau seperti racun
Yang dengan perlahan mengalir dalam seluruh persendian tubuhku.
Meracuni akal pikiranku             
Mengotori aliran darah ke jantungku
Menjadi toksik yang dapat mematikan hatiku..
Sungguh aku telah salah memberimu tempat dalam diriku
Telah menganggap enteng kehadiranmu karena keangkuhan jiwaku yang mengatakan
“AKU MAMPU”
Kini kau telah menggerogoti pasukan iman dalam hatiku
Hingga tempatmu pun kini lebih besar dari jangkauan akalku
Keberadaanmu telah berhasil membutakan dan menguasai mata batinku..
 
Padahal..
Kau datang hanya lewat pandangan
Lewat tatapan sederhana yang sengaja tetap aku simpan dalam pikiran
Karena hatiku berkata ..
“ah..hanya memandang kan tidak apa apa,sebentar lagi juga akan lupa”
“bukankah tatapan pertama hadir tanpa sengaja??itu rezeki namanya..selama tidak di ikuti dengan tatapan2 berikutnya,kurasa tak mengapa”
Begitulah syaithon memberi alasan dgn memenangkan perdebatan dalam jiwa
Dan mulai saat itu pun kau resmi menjadi penghuni satu ruang dalam hatiku..
 
Setelah beberapa hari kau merasa nyaman dengan tempatmu
Kau pun merasa jenuh dan ingin menjelajahi bagian lain dalam tubuhku..
Otak ….
Pikiran…
Dan…
 
Aaaaaaarrrrrggghhhhh……
Kenapa kini aku selalu memikirkannya??
Membayangkan wajah nya?
Berjalan ,berduaan dengannya,saling menatap dan bersentuh tangan..
 
STOP !!!!
STOP !!!!
STOP !!!!!!!!!!!
 
Astagfirullahhh..
Kenapa kau datang tanpa diundang?
Kenapa kau bertandang tanpa aku minta??
Mau mu apa wahai nafsu ????
Cukup sampai disini wahai nafsu!
Aku tak ingin kalah dalam melawanmu..
 
Tapi kemudian hatiku berkata..
“tidak apa,itu kan hanya khayalan belaka..toh kalau benar bertemu dalam alam nyata,kamu tidak akan gimana2 kaaaan??? ”
 
TIDAK !!
TIDAK WAHAI NAFSU !
Aku akui aku telah salah karena sempat memanjakanmu nafsu
Dari hanya sebuah tatapan kau berhasil merebut area pikiranku
Berusaha menguasai hatiku
Dan kini kau pun mulai kelaparan,ketika ku paksa untuk tidak memberikanmu “MAKAN”
 
TIDAK !
TIDAK WAHAI NAFSU !
Tidak akan lagi aku memanjakanmu
Memberi tempat dalam hatiku
Memberikan makan untukmu ketika kau butuh
 
TIDAK  !!!!!
Cukuplah waktu yang lalu menjadi pelajaran bagiku
Menjadi satu kerugian bagiku yang telah menuruti kemauanmu
Sehingga tanpa sadar
Kelalaianku menjadikanmumenjadi semakin kelaparan
Melemahkan imanku untuk menolak ajakan setan
 
AKAN KU PERANGI KAU DALAM HATIKU
AKAN KU BUAT KAU KELAPARAN DALAM JIWA KU
HINGGA AKHIRNYA KAU PUN TUNDUK DAN PATUH
PADA PERATURAN ROBB-KU
 

k.s.a
18.01.32
Ba’da isya

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s