Cinta dalam namaMU

Image

CATATAN HATI AISYAH ..

‘’Bukan cinta namanya, jika masih sering kau bawa dia dalam khayal dan mimpi-mimpi mu yang tidak nyata, jika dengan sekuat akal dan tenaga , hatimu senantiasa berbisik untuk merangkul nya dalam setiap kegiatan sebagai alasan agar kalian bisa bersama. Jika dengan berjuta alasan kau membenarkan bahwa setiap ucapan yang kau katakan padanya, setiap moment yang kau habiskan berdua dengannya adalah semata-mata karenaNYA, padahal kau tahu bahwa dia belumlah datang untuk mengkhitbahmu, Dan bukan cinta namanya, jika dalam rindumu, tersisip nafsu yang menggebu. Dalam setiap desir yang mengalir di hatimu, hadir egoisme untuk memiliki dirinya secara utuh tanpa kau tahu apakah ia akan datang langsung kepada orangtuamu untuk melamarmu’’

 

Airmata ku bergulir di tengah sujud panjangku, setelah berkali-kali ku ulang membaca sms yang kau kirimkan pagi itu. Ya ROBBI … apa yang sebenarnya telah terjadi? Entah darimana semua ini dimulai, yang ku tahu saat ini perasaan itu hadir semakin kuat. Ada sebuncah rindu yang selalu mendorong hatiku untuk selalu bertemu denganmu, ada seonggok asa yang menyertai setiap aktifitasku untuk selalu bisa bersama denganmu. Semua terjadi tanpa sedikitpun aku sadari bahwa sebenarnya saat ini, hati ku mulai digerogoti oleh rasa yang seharusnya tidak ada. Semua berjalan begitu cepat, secepat aku menginginkan malam untuk berlalu, agar bisa bertemu denganmu … Faghfirlii Ya Rahmaan.

LEMBARAN HATI ADEL..

            Sebelumnya gadis manis yang terkenal lembut namun tegas itu tak pernah hadir menemani hari-hariku, bahkan sosoknya nyaris tak pernah terlintas dalam pikiranku. Sampai ketika pada akhirnya kami dipertemukan dalam sebuah program yang diadakan oleh aktifis remaja islam di lingkungan rumahku.

‘’kamu kan lulusan Desain Grafis Del, jadi aku Cuma minta tolong sama kamu untuk menemui Aisyah dan diskusikan tentang tema yang akan kita bawa untuk acara ini. Setelah itu, aku manut aja lah.. i know you are the best in grafic bro‘’

‘’tapi aku tidak sendiri kan ? ‘ tanyaku saat itu, Ivan terkekeh dan menggeleng-gelengkan kepala. Seraya menyeruput kopi yang masih panas, dengan tatapan menggoda Ivan seakan memberi isyarat pada Ahmad untuk melanjutkan pembicaraannya..

‘’dan apabila laki-laki dan perempuan yang bukan mahram berdua-duaan, maka yang ketiga nya adalah setan’, ayat itu sudah jelas, lalu apa kamu pikir sebagai saudara seiman, kita akan membiarkanmu dengan memberi celah pada setan agar bisa mengelabui mu Del? ..

‘’kami sudah menghubungi Aisyah, kalian akan bertemu di Aula Majlis Masjid Baiturrahman, Aisyah tidak sendiri. Ada Nayya, Sarah, dan Ummi Rayhan. Kalau tidak salah juga Pak Handoko, penjaga masjid itu juga ada kok .. hehe, jadi kamu tidak usah khawatir, sudah sepatutnya sebagai saudara, kita saling menjaga..’ lanjut Ivan

‘’kecuali, jika yang dijaga .. tidak mau dijaga .. haha.’’ Celetuk Ahmad sambil terkekeh.

Aku tergelak sesaat. Menatap teduh sosok para ikhwan yang tak pernah kenal itu. Kagum dengan aktifitas mereka yang tidak ada matinya. Bekerja, kuliah dan berdakwah seakan-akan sudah menjadi makanan dan kebutuhan mereka setiap harinya. Sungguh tidak ada yang lebih berharga dari diri yang senantiasa berada dalam lingkungan orang-orang sholeh seperti mereka ..

Namun demikian, begitulah syaithan. Sungguh sampai kapanpun ia tidak akan pernah diam dan kehabisan akal untuk menggoda manusia. Membisikkan dalam hati mereka berbagai ‘pembenaran’ pada setiap kelalaian, dosa-dosa kecil yang kita lakukan..

            Dan awal pertemuan kami pun terjadi, moment dimana syaithon mulai bekerjasama dengan anggota lainnya untuk meracuni hati dan pikiranku hanya melalui .. tatapan mata. Dan memang tidak membutuhkan waktu yang lama bagi siapapun juga untuk tertarik pada Aisyah. Sosok nya yang manis dan cerdas, menjadi daya tarik bagi siapapun yang melihat dan terlibat pembicaraan dengannya. Membuka pembicaraan dengan Aisyah seakan tidak ada ujung ‘ending’nya. Wawasannya luas.. dengan penyampaian kalimat yang sederhana, ia mampu membuat topik apapun yang dibawakannya terasa ringan, santai namun berbobot. Aah .. inilah sosok wanita idaman yang aku cari. Dan akhirnya setelah pertemuan itu.. aku pun mulai mencari waktu dalam kegiatan apapun untuk bisa bertemu dan bercakap-cakap dengannya.

CATATAN HATI YANG TERLUKA..

Conversation start 1 November 2012

Adel Khaibar  Assalamualaikum Aish ..

Kenapa anti tidak datang di hari H nya? Padahal ana sudah menanti-  nantikan kedatangan anti. Ada banyak hal yang harus kita bicarakan Aish.. tidak bisa juga lewat fb, ana ingin bertemu anti, ana rindu Aish..

Aisyah_           Wa alaikumsalam Akh.. afwan, ana rasa tidak ada yang perlu kita bicarakan, ana akui ana telah salah dengan membuka hati. Membiarkan syaithon membisikkan keindahan yang seharusnya rasa itu ana persembahkan untuk suami ana seorang.. akhi Adel, keputusan ana tetap.. semoga Allah memperkuat keteguhan hati ana. Jika antum memang berniat untuk ta’aruf, temuilah abi dan ummi ana. Sebagaimana yang telah Islam syariatkan pada kita semua..

Adel Khaibar  Orangtua ana belum setuju Aish.. mereka masih ingin ana melanjutkan studi S2, dan anti sendiri sudah tahu kalau ana pun sedang mempersiapkan itu, ana mencintai anti .. dan ana pun sepenuh hati berniat untuk mengkhitbah anti, tapi tidak sekarang..

2 November 2012

Adel Khaibar  Anti dimana? Di kampus tidak ada, di majlis pun anti tidak hadir.. kenapa kamu menghindariku Aish ?

5 November 2012

Adel Khaibar ada masa dimana rindu itu mencapai puncaknya, hingga kehadirannya senantiasa berteman airmata..

12 November 2012

Adel Khaibar  apa tidak ada kemungkinan bagi kita untuk berteman Aish? Sungguh aku tidak ridho jika harus kehilangan sosok sepertimu, aku janji kita hanya akan membahas tentang dakwah, tentang agenda acara majlis kita, tentang segala nya kecuali tentang kita … Aish, ku mohon …

31 November 2012

Adel Khaibar  look what syaithan had done to my heart. I gave him a way and now he dominate me. Astagfirullah …

 

CINTA DALAM NAMA-MU        

Ada damai yang turun menyelimuti diri senja ini. Pergulatan batin yang berlangsung lama kini telah berhasil dimenangkan. Lintasan-lintasan memori terkadang masih hadir membersamai hari-hari yang ia lalui. Sosok Adel memang bukanlah sosok yang tidak ‘tidak’ bermakna bagi sebuah hati yang mengharapkan masa depan yang indah. Namun apakah keindahan itu akan dapat diraih jika ia memutuskan untuk menjalani hubungan sebelum adanya ikatan pernikahan? Ta’aruf apa yang memiliki masa pengenalan hingga berbulan-bulan bahkan bertahun-tahun lamanya? bahkan tidak menutup kemungkinan jika proses itu pun tidak membawanya ke dalam jenjang pernikahan. Lalu untuk apa diteruskan? Sungguh Allah telah menetapkan segala sesuatu berdasarkan pengetahuanNYA. Maka bersabar dalam menjauhi dosa dan maksiat adalah sebuah ketaatan yang pasti akan berbuah kebaikan.

            Aisyah tersenyum, menghirup segarnya pagi tanpa beban. membiarkan ujung-ujung jilbab lebarnya bergerak tertiup angin di tengah pematang sawah yang terbentang.

‘’cinta tidak pernah salah Aish, hanya manusia lebih sering menyambutnya dengan hati yang telah tercampur oleh nafsu. Memaknainya hanya dengan sebelah mata, menyikapinya tanpa aturan yang sudah disyariatkan agama. Cinta itu adalah fitrah, yang seharusnya jika ia hadir menyapa, harus kita sambut dengan pemikiran matang dan hati yang senantiasa terikat pada ridhoNYA, sehingga kehadirannya akan selalu membawa kita pada kebahagiaan yang tidak menyalahi aturanNYA’’

            Kalimat Ummi terdengar begitu jelas dan menyejukkan. Membentuk kekuatan dalam diri Aisyah setelah sempat luruh diterpa badai rindu. Dan Aisyah pun tidak mau larut dalam virus merah jambu, berusaha untuk terus dan terus bangkit demi menata hati, menyongsong hari dalam menanti cinta dengan namaNYA …

ImageImage

                                                     

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s