Namaku TOBY

Namaku Tobi
Yang 10thn lalu menjadi kebanggaan kedua orangtuaku
Yang 10thn lalu memegang posisi head of chef di sebuah hotel ternama
Yang 10thn lalu menjadi idaman banyak wanita
Yang setiap Hari Raya tiba, selalu dipanggil oleh mamak dan bapak untuk duduk berdampingan dengan mereka
Untuk dikenalkan dengan banyak kolega yang datang
Untuk dibangga-banggakan pada sesiapa yang mereka kenal
Dan selalu menjadi yang diutamakan pada setiap moment kegiatan

Namaku Tobi
Dan seperti itulah sosokku
10thn yang lalu
Tapi kini…
Ada banyak tanya dalam pikiranku
Apa
Kenapa
Bagaimana
Dan siapa

Kecelakaan yang membuatku cedera otak berat
Merenggut semua kebahagiaanku dalam sekejap
Butuh waktu bagiku untuk mengenal banyak sosok yang ada disekitarku
Butuh puluhan dan ratusan kali bagiku untuk bisa mengerti kalimat yang mereka ucapkan atau perintahkan
Dan butuh waktu berjam-jam bagiku untuk bisa melakukan perintah walau hanya perintah sederhana

Namaku Tobi
Dan aku bukan lagi anak kebanggaan mamak – bapak
Jika dulu mereka bersegera untuk menghadapkanku pada sesiapa yang datang, kini mereka bergegas menyembunyikanku agar tak seorangpun bisa melihat
Jika dulu mereka memanggilku dengan panggilan kesayangan, kini tak ragu mereka memanggilku dengan panggilan nama-nama binatang
Jika dulu selalu kudapati senyum bahagia lewat tatapan mereka, kini yang ada hanyalah caci maki dan sumpah serapah…

Namaku Tobi
Dan aku tidak tahu lagi bagaimana harus berkata
Kepada siapa aku harus bertanya
Mengapa demikian singkat, bahagia yang aku terima?
Mengapa demikian cepat, roda kehidupan berputar dan memutarbalikkan hidupku sedemikian rupa?

Namaku Tobi
Dan aku hanya berdiri sendiri
Dengan Tuhan-ku Yang Maha Suci
Tak ada banyak keluh kesah yang bisa kuungkapkan lagi untuk mewakili rasa yang terpendam dalam diri
Hanya sedikit pesan yang bisa aku sampaikan
Untuk kalian “manusia” yang diberi kesempatan oleh Tuhan untuk menjadi orangtua…

#Cintailah anak-anakmu apa adanya
Cintai mereka dalam keberhasilan/kegagalannya
Cintai mereka dalam indah/buruknya mereka
Cintai mereka dengan kondisi bagaimanapun yang mereka punya…

(Inspired by true story of Toby)

“Kalo aku jadi Om Tobi.. aku memilih kabur dari rumah dan jadi gelandangan, setidaknya di jalan tidak setiap hari aku dengar panggilan-panggilan kasar… atau aku akan terus berdoa sama Allah untuk memberiku orangtua yang baru” celetuk Adrian sesaat setelah mendengar teriakan lantang “Tobiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiii…..!!!”

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s